Showing posts with label Food For The Soul. Show all posts
Showing posts with label Food For The Soul. Show all posts

Friday, November 26, 2010

Keutamaan solat subuh dan qabliyah subuh

Keutamaan Shalat Shubuh dan Qabliyah Shubuh
 
            Wahai saudaraku…semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa memberikan keselamatan kepadamu dan selalu menjaga dirimu. Janganlah engkau merasa sayang meluangkan sedikit waktumu untuk membaca lembaran ini. Siapa tahu Allah subhanahu wata’ala akan memberikan manfaat kepadamu dan kepada kita semua.
            Suatu malam seorang lelaki shalih bangun dari tidurnya…ketika itu menjelang akhir malam mendekati waktu Fajar… ia dapati istrinya sedang bertahajjud, shalat dan berdoa dengan linangan air mata, memohon kepada Allah dengan segenap ketulusan hati. Lelaki itu sejenak tertegun melihat keshalihan istrinya, bagaimana dia seorang laki-laki asyik tidur, sementara sang istri begitu zuhud dan giat beribadah? Maka disapanya sang istri, "Tidakkah engkau tidur, apakah gerangan yang membuatmu seperti itu hingga larut begini? Maka istri yang shalihah itu menjawab, "Bagaimana akan tidur, seseorang yang tahu bahwa kekasihnya (Allah subhanahu wata’ala) tidak pernah tidur?”
Keutamaan Qabliyah Shubuh
            Qabliyah Shubuh yaitu shalat sunnah dua raka’at yang dilakukan sebelum shalat Shubuh. Ia merupakan amalan yang paling dicintai oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana disebutkan di dalam sabdanya, artinya, "Dua raka’at Fajar(sebelum Shubuh) lebih baik daripada dunia seisinya." Dan dalam riwayat Muslim disebutkan, "Sungguh dua raka’at itu (sebelum Shubuh) lebih aku cintai daripada seluruh dunia."
            Jika dunia dengan segenap isi dan perbendaharaannya di mata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak dapat menyamai dua rakaat sebelum Shubuh maka bagaimana lagi keutamaan shalat Shubuh itu sendiri.
Keutamaan Shalat Shubuh
·          Sebagai Sebab Masuk Surga dan Selamat dari Neraka
Disebutkan di dalam sebuab hadits bahwa siapa saja yang menjaga shalat Shubuh dan Ashar maka akan dimasukkan ke dalam Surga dan dijauhkan dari api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda dalam hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim, "Barang siapa yang shalat di dua waktu yang sejuk maka dia akan masuk surga." Dan dalam hadits yang lain beliau bersabda, "Tidak akan dijilat api neraka seseorang yang shalat sebelum Matahari terbit dan sebelum tenggelam." Yang dimaksudkan dengan dua waktu yang sejuk adalah waktu shalat Shubuh dan shalat Ashar.
·          Disaksikan Malaikat
Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Dirikanlah shalat dari sesudah Matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. 17:78)
Shalat Shubuh, disebut Qur'anul Fajr karena bacaan al-Qur'an pada shalat ini lebih panjang daripada shalat-shalat yang lain, dan shalat Shubuh ini disaksikan oleh para malaikat. Terkait dengan ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan dalam sebuah haditsnya, "Malaikat saling bergantian dalam mengawasi kalian semua pada waktu malam, dan juga malaikat pengawas di waktu siang, mereka berkumpul pada waktu shalat Shubuh dan shalat Ashar. Kemudian malaikat yang berjaga malam hari naik, lalu Allah bertanya kepada mereka tentang hamba-hamba- Nya sedangkan Allah lebih tahu keadaan mereka, "Bagaimana keadaan hamba-hamba- Ku ketika kalian tinggalkan? Maka para malaikat menjawab, "Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan ketika kami datang mereka pun juga sedang dalam keadaan shalat."
Sungguh bahagia orang-orang yang mau memerangi diri, bangkit meninggalkan kasur-kasur mereka. Berjuang keras melawan segala yang menariknya ke tempat tidur, rasa kantuk, dingin, malas dan lain sebagainya. Mereka berharap untuk mendapatkan tiket yang begitu mahal, terbebas dari sifat nifaq, dan untuk menggapai apa yang dikabarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, masuk surga. Mereka juga ingin mendapatkan persaksian mulia dari para malaikat, ingin menjadi hamba-hamba yang ditanyakan Allah keadaannya, lalu dijawab oleh para malaikat bahwa mereka sedang shalat.
·          Allah Bersumpah dengan Waktu Fajar
Karena besarnya keutamaan waktu Shubuh ini maka Allah subhanahu wata’ala bersumpah dengan menggunakan waktu itu, Dia berfirman, “Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. 89:1-2)
·          Memberi Banyak Manfaat
Wahai saudaraku, merupakan ciri khas dari shalat Shubuh ini adalah bahwasanya dia dapat menyegarkan dan memperbaharui keimanan, menghidupkan hati, melapangkan dada, membuat jiwa penuh dengan kebahagiaan serta menjadikan berat timbangan amal kebaikan.
Sesungguhnya nikmatnya tidur pada waktu Shubuh yang hanya sekian menit tidaklah sebanding dengan kengerian di kubur, atau kengerian jurang-jurang di neraka. Kala itu seseorang hanya mampu menggigit jari menyesal untuk selama-lamanya seraya mengatakan, “Wahai Rabb kembalikan aku ke dunia, aku akan melakukan amal shalih yang dulu aku tinggalkan." Betapa celaka, kenikmatan yang di akhiri dengan penyesalan, dan kenyamanan yang membawa penderita an begitu menyakitkan.
Saudaraku tercinta, cobalah kita ingat nikmat Allah yang terus menerus mengiringi kita tiada henti, coba bandingkan kondisi anda dengan kondisi orang lain. Ketika mereka berbaring di tempat tidur, kepala mereka masih diselimuti oleh berbagai beban berat, kegalauan dan kekhawatiran, apa yang akan dimakan besok? Sementara tubuh diliputi rasa penat dan lelah, setelah seharian mencari sesuap nasi untuk menghilang kan rasa lapar. Sebagian dari mereka ketika bangun di pagi hari terkadang ditemani oleh dentuman meriam dan rentetan tembakan senapan, sementara perut terasa lapar sedang hawa pun demikian dingin menyengat. Di sisi mereka anak-anak yang masih kecil menangis, berteriak kelaparan dan mengeluh kesakitan.
Adapun kita…sungguh kita dalam keadaan aman ketika makan dan minum, badan kita pun sehat, masih punya kekuatan dan umur. Maka janganlah itu semua menipu dan membuat kita terlena, dengan menggunakan kenikmatan tersebut untuk kemaksiatan dan dosa serta lupa bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala yang telah melimpahkan segala nikmat dengan tanpa batas.
Saudaraku, apakah engkau merasa aman ketika menuju pembaringanmu, padahal boleh jadi ia adalah tidur terakhirmu di dunia. Engkau tidak bangun lagi setelahnya dan ketika bangun tahu-tahu engkau telah berada di alam kubur. Maka selayaknya kita bersiap-siap selagi kita masih berada di dunia ini. Siapkanlah jawaban untuk di kubur, jawaban yang benar dan lurus tentunya. Jangan lupa kita selalu memohon kepada Allah subhanahu wata’ala agar menjadikan kita semua orang-orang yang mau mendengarkan ucapan dan mau mengikuti mana yang baik di antara ucapan itu, menjadikan akhir kehidupan kita dengan akhir kehidupan yang baik dan bahagia, dan mudah-mudahan Allah subhanahu wata’ala menolong kita untuk selalu berdzikir mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya dan memperbaiki ibadah hanya kepada-Nya.
Jika Shalat Shubuh Diremehkan
            Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. 4:103-104)
            Islam adalah jalan kehidupan yang universal dan mencakup seluruh sisi kehidupan manusia. Islam merupakan sebuah ikatan antara seorang hamba dengan Rabbnya, Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu), "Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia,dan jangan kamu menyembunyi kannya," lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruk tukaran yang mereka terima.” (QS. 3:187)
            Maka seorang hamba harus iltizam (komitmen) terhadap kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan oleh Rabbnya. Dan Allah subhanahu wata’ala pun telah memberikan berbagai macam hak manusia dan berikut keistimewaannya dan pada akhirnya seorang hamba akan mendapatkan haknya yang terbesar sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, artinya, "Dan hak hamba atas Allah adalah Allah tidak menyiksa siapa saja yang tidak menyekutukan- Nya dengan suatu apa pun."
            Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. 2:208)
            Para mufassirin mengatakan tentang makna ayat ini (yaitu), "Terimalah Islam dengan segenap hukum dan syari'atnya. " Allah subhanahu wata’ala telah murka kepada bani Israil yang hanya menerima sebagian ajaran agama yang mereka kehendaki serta enggan mengerjakan sebagian yang lainnya. Maka Allah subhanahu wata’ala berfirman “Apakah kamu beriman kepada sebagian dari Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain?” (al Baqarah:85)
            Ibnu Mas'ud radhiallahu ‘anhu memvonis orang yang tidak shalat Shubuh dan Ashar dengan berjama'ah sebagai munafiq ma'lumun nifaq (yang nyata nifaqnya) maka bagaimana dengan orang yang sama sekali tidak mengerjakan shalat, berjama'ah maupun tidak. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga telah bersabda, artinya, "Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang-orang munafiq daripada shalat Subuh dan Isya'. Seandainya mereka mengetahui besarnya pahala kedua shalat tersebut, niscaya akan mendatanginya meskipun dengan merangkak." (HR al-Bukhari)
            Allah subhanahu wata’ala berlepas diri dari orang-orang yang meninggalkan shalat fardu lima waktu, sebagaimana disebutkan di dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam artinya, "Janganlah engkau meninggalkan shalat dengan sengaja, karena sesungguhnya siapa saja yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka tanggungan Allah dan Rasul-Nya telah terelepas darinya." (HR Ahmad dalam al-Musnad)

Thursday, November 25, 2010

Wahai anakku

Wahai Anakku...
Nak, jauh sebelum kau hadir dalam kehidupan ayah dan ibu, kami senantiasa bermohon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar dikaruniai keturunan yang sholeh dan sholihah, yang taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah dan belajar, serta dapat menjadi penerus dakwah Ilallaah.
Banyak rencana yang kami rancang, agar kelak bila kau hadir, kami sudah siap menjadi orang tua yang baik dan mampu mendidikmu dengan didikan yang sesuai dengan dinnul Islam, tuntunan kita seperti yang dicontohkan oleh Rosulullah Salallahu alaihi wassalam kepada kita.
Ayah dan Ibu ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri, maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, dan bila Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali.
Setelah tanda kehadiranmu mulai tampak, Ibu sering mual, muntah-muntah, sakit kepala dan sering mau pingsan, Ibu dan Ayah bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, kami menjagamu sepenuh hati, serta senantiasa berharap, kelak kau lahir sebagai anak yang sehat, sempurna dan menyenangkan.
Sejak dalam rahim, kami mencoba menanamkan kalimat-kalimat tauhid kepadamu dan berupaya mengenalkanmu kepada Sang Pencipta, dengan bacaan ayat-ayat suci-Nya, dengan senandung-senandung shalawat Nabi, dengan nasyid-nasyid yang membangkitkan semangat da’wah dan rasa keimanan kepada Allah yang Esa.
Saat kau akan lahir, Ibu merasakan sakit yang amat sangat, seolah berada antara hidup dan mati, namun Ibu tidak mengeluh dan putus asa, karena bayangan kehadiranmu lebih Ibu rindukan dibanding dengan rasa sakit yang Ibu rasakan.
Ibu tak henti-hentinya berdo’ a, memohon ampunan dan kekuatan kepada Allah. Ayahpun tidak tidur beberapa malam untuk memastikan kehadiranmu, menemani dan menguatkan Ibu, agar sanggup melahirkanmu dengan sempurna. Bacaan dzikir dan istighfar, mengiringi kelahiranmu.
Begitu kau lahir, sungguh rasa sakit yang amat sangat sudah terlupakan begitu saja. Setelah tangismu terdengar, seolah kebahagiaan hari itu hanya milik Ibu dan Ayah. Air mata yang tadinya hampir tak henti mengalir karena menahan sakit, berganti menjadi senyum bahagia menyambut kelahiranmu. Ibu dan Ayah bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, kemudian Ayah melantunkan bacaan adzan dan iqomat ditelingamu, agar kalimat yang pertama kali kau dengar adalah kalimat Tauhid yang harus kau yakini dan kau taati selama hidupmu.
Saat pertama kali kau isap air susu Ibu, Ibu merasakan kenikmatan dan kebahagiaan yang tiada tara. Ibu ingin memberikan semuanya kepadamu, agar kau segera tumbuh besar dan sehat. Ibu berupaya supaya ASI ini dapat mencukupi kebutuhanmu. Ibu berupaya untuk selalu dekat denganmu, dan selalu mengajakmu kemanapun Ibu pergi, supaya kapanpun kau lapar, Ibu selalu siaga memberikan air surgawi karunia Illahi itu kepadamu.
Ibu berusaha untuk selalu siap siaga menjagamu, kapanpun dan dalam keadaan apapun. Saat malam sedang tidur lelap, Ibu akan terjaga bila kau tiba-tiba menangis karena popokmu basah atau karena kau lapar.
Saat sedang makan dan kau buang air besar, Ibu dengan rela menghentikan makan dan mengganti popokmu dulu. Dan semuanya, Ibu lakukan dengan senang hati, tanpa rasa risih dan jijik.
Sejak kau masih dalam ayunan, Ibu senantiasa membacakan do'a dalam setiap kegiatan yang akan kau lakukan. Ibu bacakan do'a mau makan ketika kau hendak makan, do’a mau tidur ketika kau mau tidur, dan do’a apa saja yang harus kau tahu dan kau amalkan dalam kehidupan keseharianmu.
Ibu bacakan selalu ayat kursi dan surat-surat pendek satu persatu setiap malam, dikala mengantarmu tidur, ayat-per ayat dan Ibu ulang berkali-kali hingga kau sanggup mengingatnya dengan baik, dengan harapan kau besar nanti menjadi penghafal Al Qu’ran.
Ketika kau sudah mampu berbicara, Subhanallah, tanpa kami duga, kau telah hafal berbagai macam do’a dan beberapa surat pendek. Ibu bersyukur dan bangga kepadamu. Muncul harapan dalam hati ini, kelak kau tumbuh menjadi anak yang pintar dan rajin belajar.
Tatkala kau mulai belajar Sholat, dan usai sholat kau lantunkan do’a untuk orang tua, walau dengan bacaan yang masih belum sempurna, bercucur air mata ibu karena kau telah mampu melafalkan do’a itu.
Timbul harapan dihati yang paling dalam, kelak hingga ketika Ibu dan Ayah tiada, kau tetap melantunkan do’a itu, karena do’amu akan memberikan kepada Ibu dan Ayah pahala yang tak henti-hentinya di yaumil-akhir.
Kaulah asset masa depan bagi umi dan abi. Kau akan mampu menolong umi dan abi di yaumil-akhir nanti, bila kau menjadi anak yang sholih dan sholihah.
Nak, kehadiranmupun memberikan kepada Ibu dan Ayah pelajaran yang sangat berharga, kau mengingatkan kami tatkala masih sepertimu.
Mengingatkan dengan lebih kuat lagi, betapa besar pengorbanan yang dilakukan oleh kakek nenekmu kepada kami, hingga Ibu dan Ayah tumbuh dewasa dan bahkan sampai menjadi orang tua seperti mereka.
Ibu dan Ayah sangat menyayangimu, karena kami ingin kaupun menjadi anak yang penyayang terhadap sesama. Kami hampir selalu menyertakan kata sayang dibelakang namamu saat memanggilmu, supaya hatimu senang dan gembira bersama Ibu dan Ayahi.
Saat kau memasuki usia sekolah, Kami carikan sekolah yang baik untukmu. Sekolah yang memiliki visi pendidikan seperti yang Ibu dan Ayah inginkan. Alhamdulillaah, saat kau mulai sekolah, telah banyak berdiri sekolah-sekolah Islam Terpadu, sehingga kami tidak kesulitan mencarikan sekolah untukmu. Ayah mengantarmu ke sekolah setiap pagi dan Ibu mendampingimu selalu hingga kau berani ditinggal di sekolah sendiri.
Keperluan sekolahmu selalu kami upayakan, walau kadang harus dengan susah payah, agar kau bisa memperoleh pendidikan yang baik dan layak untuk kehidupanmu dimasa yang akan datang.
Kami senantiasa berupaya membimbingmu untuk dapat melakukan segala sesuatu, agar saat besar nanti kau mampu melayani dirimu sendiri.

Bila Ibu dan Ayah tidak mau melayanimu untuk hal-hal yang sudah dapat kau lakukan sendiri, itu bukan berarti kami tidak menyayangimu, tapi justru sebaliknya.
Karena Ibu dan Ayah sayang sekali padamu, kau tidak boleh terlalu dimanjakan, hingga saat kau besar nanti, kau jadi anak yang mandiri dan serba bisa.
Maafkan Ibu dan Ayah bila sekali waktu (atau bahkan sering) memarahimu ketika kau membuat kesalahan yang berulang-ulang.
Sungguh, sebenarnya Ibu dan Ayah tak ingin memarahimu, namun kamipun sadar bahwa kau harus tahu dan harus dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, agar saat kau dewasa dan telah bergaul dengan masyarakat umum nanti, kau bisa memilih untuk selalu melakukan yang haq dan meninggalkan yang bathil.
Semoga kau tidak salah sangka.
Maafkan pula bila Ibu dan Ayah selalu membatasi tontonan dan bacaanmu, karena dewasa ini sangat banyak media yang dapat merusak pendidikan yang sudah kami terapkan kepadamu.
Itu semua kami lakukan, agar kau terpelihara dari hal-hal negatif yang akan mendangkalkan akhlaq dan perilakumu. Ibu dan Ayah ingin, kau menjadi anak yang faqih dalam hal agama, menjadi generasi Qur’ani, dan menjadi penerus dakwah Ilallaah.
Inilah harapan Ibu dan Ayah kepadamu, sangat banyak dan sangat ideal. Oleh karenanya, kami senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah Yang Esa, yang Berkuasa dan Maha Agung, agar tidak salah langkah dalam mendidikmu.

Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyaatinaa qurrota a'yun waj’alnaa lilmuttaqiina imaaman.

Aamiin

Monday, November 22, 2010

Al Mathurat Wazifah Sughra

this is a comment from a friend..dari seberang..

Assalammualaikum

Pertama kali saya terpanggil untuk bersama dlm perbincangan. Benar apa yang Puan Suriakatakan hanya yang mengamalkannya merasainya. Seorang teman bertanya kenapa wajah nampak tenang, bila diselidiki yg ditanya itu sering mengamalkan almathurat setiap hari. Teman ini pula menyatakan berbeza dengan wajah Ketua kamu yang kelihatan keruh dan tidak jujur. Anehnya Ketuanya mengatakan wajah teman yang mengamalkan almathurat ini nampak keras dan kasar.. Saya lalu terfikir ya...Hanya yang beramal dapat mengenali rakan sekumpulannya. ..
Al-Ma’thurat merupakan wirid dan doa harian yang diamalkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Ia dikumpul dan disusun oleh al-Imam As-Syahid Hasan Al-Banna berdasarkan dalil-dalil yang sahih dan berdasarkan amalan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.


Wirid, doa, zikir dan istighfar di dalam Al-Ma’thurat jika dibaca secara konsisten dan istiqamah akan memantapkan jiwa dan dapat mendidik hati agar sentiasa merindui Allah SWT di samping akan memberi kelapangan hidup dan kesihatan jasmani. Orang yang mengamalkan zikir Al-Ma’thurat akan merasakan perbezaan dari hari-hari yang tidak dimulakan dengannya. Begitulah antara kekuatan doa dan wirid di dalam Al-Ma’thurat.


Bagi seorang mukmin masanya tidak boleh berlalu begitu sahaja. Di waktu pagi dan petang ia hendaklah sentiasa bertasbih, beristighfar, bertahmid dan berdoa kepada Allah SWT dengan zikir yang ma’thur (yang berasal dari Nabi SAW)


Firman Allah SWT di dalam Surah Qaaf ayat 39 , Bermaksud : ‘ Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhan mu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya ’


KELEBIHAN BACAAN AL-MA’THURAT


Antara kelebihan membaca Al-Ma’thurat ialah :


1. Ia dimulai dengan ucapan ‘Aku bermohon perlindungan Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari gangguan syaitan yang direjam’.


2. Bacaan Al-Fatihah di dalam Al-Ma’thurat merupakan bacaan yang agung. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud : "Demi Allah yang nyawaku di tangan Nya, belum ada surah yang diturunkan di dalam Taurat, Injil, Zabur atau Furqan yang menandinginya. Dialah ‘Al-Sab’ul Mathani dan Quran yang agung yang diturunkan kepadaku".


3. Membaca surah al-Baqarah dalam zikir Ma’thurat juga memperolehi pahala yang besar. Sabda Rasulullah SAW bermaksud : "Sesiapa membaca sepuluh ayat dari Surah al-Baqarah di awal siang nescaya ia tidak akan didekati syaitan sehingga petang, jika dibaca di waktu malam pula nescaya syaitan tidak akan mendekatinya sehingga ke pagi. Tidak akan dilihatnya apa-apa yang buruk menimpa keluarganya atau hartanya ".


4. Membaca ayat Kursi juga akan menghindarkan diri dari gangguan syaitan. Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud : "Sesiapa membaca sepuluh ayat dari ayat-ayat surah al-Baqarah, ayat Kursi, dua ayat selepasnya dan hujung surah al-Baqarah nescaya syaitan tidak akan masuk ke dalam rumahnya sehinggalah ke pagi".
5. Di samping itu, doa-doa yang dimuatkan dalam al-Ma'thurat itu merupakan doa daripada nabi saw yang sewajarnya kita turut amalkan dalam kehidupan kita pada hari ini.

Monday, June 14, 2010

Solat Duha

Hikmah sholat dhuha begitu besar. Dalam beberapa hadits Nabi diungkapkan tentang itu semua.
Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Pada pagi hari setiap tulang (persendian) dari kalian akan dihitung sebagai sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar ma’ruf) dan melarang dari berbuat munkar (nahi munkar) adalah sedekah. Semua itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.”
[HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]
Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat kepadaku tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaat shalat Dhuha dan [3] melaksanakan shalat witir sebelum tidur.”
[HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]
Dari Abud Darda, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga hal. Hendaklah saya tidak pernah meninggalkan ketiga hal itu selama saya masih hidup: [1] menunaikan puasa selama tiga hari pada setiap bulan, [2] mengerjakan shalat Dhuha, dan [3] tidak tidur sebelum menunaikan shalat Witir.”
[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]

Solat dhuha ni bukan sahaja untuk memohon rezeki bahkan setiap perkara yang baik berlaku pada kita merupakan rezeki juga. maka mulakanlah harian kita dengan solat duha semoga kita mendapat kebaikan pada hari tersebut dalam apa jua yang kita lakukan..nak mulakan kerja semoga kerja kita membuahkan hasil..berjaya dilaksanakan..nak exam pun semoga boleh jawab soalan dengan sempurna..

Disebutkan juga Allah menyediakan sebuah syurga untuk mereka yang sentiasa menunaikan solat duha..tak mau ke masuk syurga dengan mudah? tunaikan solat duha setiap hari..syurga ni juga dinamakan syurga ad-dhuha..bukan payah pun sekurangnya 2 rakaat setiap pagi tatkala matahari baru terbit..

Doa yang disarankan
“Ya Allah bahawasanya waktu duha itu waktu duhamu, kecantikan itu ialah kecantikanmu , keindahan itu keindahanmu, kekuatan itu kekuatanmu ,kekuasaan itu kekuasaanmu dan perlindungan itu perlindunganmu “. ” Ya Allah jika rezekiku masih di atas langit , turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah. ,Jika masih jauh dekatkanlah. Berkat waktu duha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanmu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah engkau limpahkan kepada hamba-hambamu yang soleh” 

Dalam sebuah hadis yang lain Nabi Sallallahu 'alaihi wasallam bersabda bermaksud :
" Barangsiapa yang menunaikan sembahyang sunat Dhuha sebanyak dua rakaat tidak ditulis dia daripada orang-orang yang tidak lalai daripada mengingati Allah dan barangsiapa yang menunaikan nya sebanyak empat rakaat ditulis akan dia daripada orang-orang yang suka beribadat dan barangsiapa yang menunaikannya sebanyak enam rakaat dicukupkan baginya pada hari tersebut, barangsiapa menunaikanyan sebanyak lapan rakaat Allah menulis baginya daripada orang-orang yang selalu berbuat taat, barang siapa yang menunaikannya sebanyak dua belas rakaat Allah akan membina baginya mahligai didalam syurga dan tidak ada satu hari dan malam melainkan Allah mempunyai pemberian dan sedekah kepada hamba-hambaNya dan Allah tidak mengurniakan kepada seseorang daripada hamba-hambaNya yang lebih baik daripada petunjuk supaya sentiasa mengingatiNya,"



( Riwayat At-Thabarani )
from this book, there are a few interesting tips about solat duha


1- solat dhuha itu adalah umpama makanan bagi perasaan dan batin, kalau sudah biasa melakukannya batin kita tidak mudah kelaparan
2- jamahlah hati mu dengan kebesaran nama allah, konsisten menjalankan ibadah, dan merefleksikan hidup mu dengan kebeningan hati, kalau sudah biasa mengisi hidup dengan hal ini, emosi dan spiritual bakal meningkat.
3- solat dhuha adalah pengalaman hidup yang mesti diawali dengan keyakinan penuh bahawa ibadah ini sangat bermnafaat bagi peningkatan peribadi. ia adalah ibadah yang tepat utk dijadikan perantara mengubah pengalaman hidup yang buruk dengan sesuatu yang lebih baik
4-solat dhuha itu adalah bekal diakhirat nanti agar kita boleh hidup tenang, aman dan indah
5-pada saat fajar sedang menyinsing, tuhan hendak memberikan secicah cahaya hidup buat manusia, bahkan saat kamu menghirup udara dipagi hari yg segar, petanda bahawa kurniaNya selalu mengirimu. utk memulakan aktiviti kehdupan dari pagi ke petang, maka kamu haruslah meraih ridhaNya...iaitu dgn mengerjakan solat dhuha
6- keyakinan yang dibentuk oleh otak, perasaan, dan hati kamu adalah kekuatan yang berfungsi bagaikan benteng pertahanan. saaat ada serangan2 dari luar, kekalahan dirimu ditentukan oleh benteng pertahananmu itu. solat dhuha adalah pencipta benteng pertahanan dalam diri kamu yang berfungsi menangkis serangan2 berupa masalah dari luar diri kamu


'wahai anak adam, jangan sekali2 engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( solat dhuha), nescaya aku akan cukupkan keperluan mu pada akhir harinya'
( thabrani)

solat dhuha bagaikan seorang pembimbing, penunjuk arah dan penunjuk jalan untuk mengujudkan impianmu. impian yg tidak hanya berkisar keperluan material, lebih tinggi dari itu, iaitu meraih puncak kebahagiaan dan agar kamu membuka pintu syurga.

Sunday, June 13, 2010

Boycott Israel Campaign

salam,
mari kita tingkatkan usaha boycott barang yahudi...
Sheikh Yusuf Al-Qaradawi: Membebaskan tanah milik Islam daripada mereka yang menakluk atau menyerangnya adalah merupakan satu Jihad. Jihad ini merupakan suatu yang wajib dan mulia; pertamanya ke atas warga negara berkenaan. Sekiranya warga negara tersebut tidak mampu untuk melawan, maka Muslim dari negara jiran wajib membantu. Sekiranya ini masih tidak mampu juga untuk melawan, maka semua Muslim di dunia ini mesti membantu
Sesungguhnya orang-orang yang mukmin itu bersaudara.” (Qur’an, 49:10).  Dalam satu riwayat Hadith RasuluLlah saw menyatakan: “Orang Islam bersaudara orang Islam, tiada boleh ia menganiayainya, dan tiada boleh membiarkannya (dalam kehinaannya,) dan tiada boleh mendustainya dan tiada boleh menghinakannya.” [Riwayat Muslim]. Hari ini kita melihat saudara dan anak-anak kita di Al-Aqsa dan Palestin mengorbankan darah mereka, menyerahkan jiwa mereka di jalan ALlah. Seluruh umat Islam mesti membantu mereka dengan apa jua kuasa yang mereka ada. (Lihat al-Quran, 8:72).
Sekiranya seseorang meminta bantuan kerana agamanya, kita mesti membantu. Jentera bantuan kepada mereka adalah melalui boikot secara menyeluruh terhadap barangan musuh. Setiap riyal, dirham… dan sebagainya yang digunakan untuk membeli barangan mereka akan akhirnya menjadi peluru-peluru untuk menembak jantung saudara-saudara dan anak-anak di Palestin. Oleh kerana itu, adalah wajib bagi kita untuk tidak membantu mereka (musuh Islam) dengan membeli barangan mereka. Membeli barangan mereka beerti menyokong tirani, penindasan dan kekejaman. Membeli barangan mereka akan menguatkan mereka; tangungjawab kita adalah untuk melemahkan mereka semampu kita. Kewajipan kita juga adalah untuk memberi kekuatan kepada saudara-saudara kita  yang berjuang di bumi barakah ini semaksima yang boleh. Jika kita tidak mampu memberi kekuatan kepada saudara kita, adalah menjadi tugas kita untuk melemahkan musuh. Sekiranya kelemahan musuh tidak tercapai kecuali dengan boikot, maka kita wajib memboikot mereka.
Dr Yusuf al-Qaradhawi telah mengatakan, “Satu riyal (ringgit) yang digunakan untuk membeli barangan Amerika adalah bersamaan dengan sebutir peluru yang akan digunakan oleh tentera-tentera Zionis untuk membunuh anak-anak kecil di Palestin.”

Makanan

Syarikat Tasty Foods
Produk: Makanan Ringan
Jenama: Samba, Fun, Lays… dan sebagainya.
Syarikat Heinz
Produk: Puri Tomato, Ketchup, Sos Cili & Tomato… dan sebagainya.
Syarikat Lambert
Produk: Gula-gula
Jenama: Chiclets, Adams, Clorets, Snack, Halls… dan sebagainya.
Syarikat Hosstess
Produk: Makanan Ringan & Kek
Jenama: Twinkess, Hos Hos, Cup Cake… dan sebagainya.
Syarikat Cadbury - ahh betullah tak blh beli cadbury lagi..kraft tu company yahudi..
Produk: Coklat, Gula-gula, makanan ringan… dan sebagainya.
Syarikat Coca-cola
Produk: Minuman bergas
Jenama: Coca-cola, Fanta, Sprite, Pepsi, 7-up, Mountain Dew, Miranda… dan sebagainya.
Syarikat Hadaiq California
Syarikat Rocky
Produk: Basbuosah, Jeli Om-Ali… dan sebagainya.
Syarikat Perrier-Vittel
Produk: Air Galian Barakah… dan sebagainya
Syarikat Nestle
Produk: Makanan Ringan, Minuman, Campuran Masakan
Jenama: Kit-kat, Perrier, Nescafe, Maggie, Vittel, Pure Life, Nido, Smarties, Lion, Polo, After Eight, Coffe Mate, Nesquik, Aero, Quality Street, Felix (makanan haiwan-kucing), Croose & Blackwell, Milkmaid, Carnation, Shreddies, Baci Baby Ruth, ButterFinger, MilkyBar, Frutips… dan sebagainya.
Syarikat Americana
Produk: Burger, Sausage, Ayam… dan sebagainya.
Minyak Sayuran Rawabi, Fern
Makaroni Columbus, Hayo
Chipsy
Delta
——————————————————————————–
Super Market
Sainsburry
Heiz
Edge
Tesco
——————————————————————————–
Kedai Makan/Restoran
McDonalds
Tikka
Kentucky Fried Chicken (KFC)
Kantis
Arby’s
Pizza Hut
Chicken Tikka
Paradise
McBurger
——————————————————————————–
Alat Pencuci dan Kecantikan
Syarikat Procter & Gamble
Produk: Kesihatan, Syampu, Sabun
Jenama: Head & Shoulders, Pert Plus, Pantene, Always, Tide, Crest, Pampers, Lux, Palmolive, Camay, Zest, Ariel, Fairy, Signal 2, Close Up, Colgate, Monsieur Propre, Oil of Olaz, Petrol Hahn, Pringles, Sanicroix, Tampax, Tempo, Vicks, Vizir, Yes Swiffer, Ace, Action 500, Bonux, Mr Clean… dan sebagainya.
Syarikat Palmolive
Produk: Pencuci dan Sabun
Jenama: Ajax, Palmolive, Tahiti, Axion, Bingo, Fabe, Felire, La croix, Mennen, Murphy… dan sebagainya.
Syarikat Johnson & Johnson
Produk: Kesihatan dan Penjagaan Diri
Syarikat Johnson
Produk: Pewangi dan Ubat Nyah Serangga
Jenama: Raid, Glade… dan sebaginya.
Syarikat Revlon Make-up
Syarikat East In Sambel
Syarikat Beverly Hills
Syarikat Sitreen
——————————————————————————–
Bahan Tenaga
Bateri Kenderaan Milestone
Bateri Kenderaan Powder
Bateri Kecil Energyzer, Duracell, Eveready… dan sebagainya.
——————————————————————————–
Alatan Sukan
Nike
Universal
Power
Paramount
Youngers
——————————————————————————–
Pakaian
Jean’s Basic
Kelvin Klein
Levi’s
Basic
Ralph Lauren
——————————————————————————–
Alatan Pejabat
Syarikat Delta Egypt
Parker Schiffer
Pen Schiffer
Higher
——————————————————————————–
Alatan Komunikasi dan Teknologi Maklumat
Mac
IBM
Intel
Uracel
Nokia
Motorola
Digital

Saturday, June 12, 2010

Ada yang memerhatikan kita setiap hari

"Ketika engkau memiliki tujuan utk dipenuhi dan mimpi utk digenapi , Allah sudah membuka matamu dan memanggil dengan namamu.. Ingat bahawa dimanapun engkau atau kemanapun engkau mengadap..ALLAH TAHU" Sebuah hadis Nabi s.a.w yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas r.a,bahawa Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya:

"Bahawa malaikat maut memerhati wajah setiap manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang merenung wajah seseorang,didapati orang itu ada yang sedang gelak ketawa. Maka berkata Izrail:

Alangkah hairannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Taala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih berseronok-seronok bergelak ketawa."Manusia tidak akan sedar bahawa dirinya sentiasa diperhati oleh malaikatmaut, kecuali orang-orang soleh yang sentiasa mengingati mati. 

Golongan ini tidak lalai dan sentiasa sedar terhadap kehadiran malaikat maut,kerana mereka sentiasa meneliti hadis-hadis Nabi s.a.w yang menjelaskan mengenai perkara-perkara ghaib, terutama mengenai hal ehwal mati dan hubungannya dengan malaikat maut.

1 hari = 24 jam = 1440 minit 1440 minit / 70 = 20.571 minit Ini bermakna malaikat maut menziarahi kita setiap 21 minit.

Renung-renungkanlah... ... Wallahualam 

Monday, June 7, 2010

Persediaan menghadapi Rejab

Persediaan Bulan Rejab (Oleh ustaz Zahazan - Zahazan.net)
Bulan Rejab termasuk didalam salah satu bulan-bulan Islam yang dianggap suci oleh umat Islam.Bulan Rajab ini menduduki senarai yang ke 7 dalam bulan-bulan Qamariyyah.

Firman Allah  didalam surah At-taubah ayat 36 yang bermaksud: “Sesunguhnya bilangan bulan-bulan disisi (hukum) Allah ialah dua belas bulan (yang telah ditetapkan) dalam kitab Allah semasa ia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan yang dihormati, ketetapan yang demikian ialah agama yang betul lurus,maka janganlah kamu mengganiayai diri kamu dalam bulan-bulan yang dihormati itu(dengan melanggar larangannya). Dan perangilah kaum kafir musyrik seluruhnya sebagaimana mereka memerangi kamu seluruhnya, dan ketahuilah sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa”.

Empat bulan yang dihormati sebagaimana disebutkan dalam ayat tersebut ialah Zulkaedah, Zulhijjah, Muharram dan Rejab. Inilah yang telah disepakati oleh para mufassirin. Penghormatan terhadap bulan Rejab adalah bersempena penghormatan yang telah diberikan kepadanya semenjak zaman jahiliah lagi dimana mereka mengharamkan  peperangan didalam bulan tersebut. Inilah sesuatu pengiktirafan oleh Allah SWT terhadap bulan Rejab disamping bulan-bulan haram yang lain.

Sejarah Islam telah mencatatkan beberapa peristiwa penting telah berlaku didalam bulan rejab, diantaranya ialah:

Pertama-Peristiwa israk dan mikraj yang berlaku pada 27 Rejab  mengikut pendapat sebahagian besar ulama Islam, ia adalah peristiwa dimana Rasulullah s.a.w telah diperjalankan dari Mekah ke Baitil Muqaddis dan kemudiannya diangkat kelangit untuk bertemu Allah SWT, disinilah bermulanya kefarduan solat lima waktu kepada umat Muhammad s.a.w.

Kedua-Peristiwa hijrah yang pertama ke negeri Habshah oleh beberapa orang sahabat Rasulullah s.a.w termasuk Saidina Uthman Bin Affan ra dan isterinya Ruqayyah binti Rasulullah s.a.w. Penghijrahan ini bertujuan menyelamatkan aqidah disamping keselamatan diri ekoran tekanan dan ancaman hebat oleh puak musyrikin Mekah ketika itu.

Ketiga-Peristiwa perang Tabuk yang berlaku pada tahun kesembilan hijrah. Ia adalah peperangan yang menguji iman para sahabat kerana ia beraku pada musim panas.Pertempuran ini dipimpin oleh Rasulullah s.a.w sendiri untuk menentang tentera Rom yang ingin mengembangkan pengaruhnya ke semenanjung Tanah Arab. Walau bagaimana pun pertempuran tidak berlaku kerana tentera Rom membatalkan hasrat mereka lantaran perasaan gentar dan takut dengan kehebatan dan kekentalan jiwa tentera Islam.

Selain daripada itu,terdapat juga peristiwa penting lain yang berlaku didalam bulan yang mulia ini seperti kelahiran Imam ahlis sunnah, Imam As-Shafie yang menjadi ikutan mazhab umat Islam ditanah air iaitulah dalam bulan rejab tahun 150 Hijrah bersamaan 767 Masihi.Demikian juga peristiwa bersejarah iaitu pembebasan semula Palestin dan kota Baitul Maqdis oleh Solahuddin Al-Ayubi dari kekuasaan tentera solib juga berlaku dalam buan Rejab iaitu sekitar 27 Rejab 538 Hijrah.

Kaum muslimin Rahimakumullah,

Sesetengah umat Islam akan berpuasa sunat didalam bulan rejab. Sesetengahnya pula akan pergi menunaikan umrah, kerana menganggap umrah yang mereka lakukan didalam bulan ini ada fadilatnya yang khusus. Tidak kurang juga terdapat umat Islam yang berusaha memperbanyakkan sedekah pada bulan ini dengan beranggapan mereka akan mendapat ganjaran yang berlipat kali ganda berbanding bulan-bulan yang lain.

Walau bagaimanapun, kebanyakkan ulama mutakhirin menyatakan bahawa tanggapan ibadah-ibadah sunat ini akan mendapat ganjaran berpuluh kali ganda atau beribu kali ganda adalah tanggapan yang tidak benar. Apa yang pasti bahawa bulan ini adalah termasuk didalam kelompok bulan-bulan haram dimana umat Islam digalakkan memperbanyakkan ibadah-ibadah sunat sama ada solat sunat, berpuasa, bersedekah atau lain-lain lagi.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah,

Hakikat ganjaran yang disediakan oleh Allah SWT kepada orang yang beramal soleh hanya dia sahaja yang maha mengetahui. Oleh kerana itu sudah sewajarnyalah didalam bulan Rejab ini dan juga bulan-bulan yang lain diisi dengan perkara-perkara yang dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT dan mendapat keredaannya.

Sesungguhnya terdapat banyak hadis-hadis nabi dan ayat-ayat Al-Quran yang memberikan galakkan kepada umat Islam untuk melakukan sesuatu amal ibadah tanpa mengira didalam bulan mana mereka melaksanakannya. Oleh kerana itu, bersempena datangnya bulan Rejab ini banyak amalan sunat yang boleh dilaksanakan seperti mana juga didalam bulan-bulan yang lain, diantaranya,

1. Berpuasa sunat Isnin dan Khamis atau berpuasa sebahagian daripada bulan Rejab.   

Amalan berpuasa sunat adalah merupakan satu galakan daripada Allah SWT kepada umat Muhammad s.a.w sebagaimana disebutkan didalam sebuah hadis qudsi riwayat Imam Al-Bukhari  yang bermaksud,

 “Sabda Rasulullah s.a.w: “Allah SWT berfirman bahawa puasa itu adalah untukKu maka Akulah yang akan membalasnya”.

Imam Muslim pula meriwayatkan daripada Uthman bin Hakim Al-Ansori, beliau (Uthman) pernah bertanyakan kepada Said bin Jubair mengenai puasa Rejab. Said menjawab “Aku mendengar Ibnu Abbas menyatakan: “Rasulullah s.a.w berpuasa rejab sehingga kami menyangka baginda tidak berbuka (terus menerus berpuasa) dan baginda berbuka sehingga tidak nampak berpuasa”.

2. Memperbanyakkan sedekah terutamanya kepada golongan fakir miskin.

Ini berdasarkan hadis Nabi s.a.w yang diriwayatkan  oleh Hakim bin Hizam yang bermaksud “Tangan yang diatas (pemberi) lebih baik  dari dari tangan yang dibawah (penerima)”.

3. Memperbanyakkan zikirullah dengan cara berwirid, bertahmid, bertasbih dan sebagainya.

Firman Allah SWT dalam surah al-Ra''d ayat ke 28 yang bermaksud: “Hanya dengan mengingati Allah akan menjadi tenang dan tenteram hati manusia”.

Demikianlah sebahagian amalan-amalan sunat yang amat digalakkan kepada umat Islam untuk melaksanakannya. Amalan ini sekiranya diamalkan dengan penuh keikhlasan, sudah pasti akan dapat melahirkan insan yang benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT. Ini sekaligus dapat mengelakkan mereka daripada terjerumus ke dalam perkara-perkara maksiat dan masalah sosial yang lain. Malangnya, amalan mulia sebegini sering ditinggalkan oleh sebahagian umat Islam sama ada oleh golongan muda mahupun golongan tua. Akibatnya, mereka lebih banyak dipengaruhi oleh hawa nafsu dan terlibat dengan pelbagai bentuk kegiatan jenayah.

Saudara-saudariku seaqidah sekalian,

Al-Imam al-Nawawi mengkhususkan suatu bab dalam karya ulungnya Riyadhus Salihin tentang keutamaan beriltizam dengan surah-surah yang tertentu, juga wirid-wirid yang khusus sebagai satu komponen yang penting membentuk peribadi salih.Ini termasuk keutamaan membaca al-Fatihah, ayatul Kursiy, 2 ayat terakhir surah al-Baqarah, surah al-Mulk dan 3 Qul ( al-Ikhlas, al-Falaq & al-Naas ) .

wirid-wirid yang tertentu juga amat mustahak diamalkan kerana ia adalah supplement ruhani yang sering diabaikan menyebabkan berlakunya kecenderungan melakukan perbuatan-perbuatan yang haram.Kita juga seharusnya tidak melupakan firman Allah SWT yang menyatakan bahawa dengan zikrullah, hati mereka akan merasa aman dan tenteram.

 

Di samping itu ramai umat Islam yang melupakan sabda Rasulullah s.a.w tentang keutamaan berpuasa untuk mengelakkan diri dari perkara- perkara maksiat.  Inilah merupakan sebahagian dari program pengabdian diri bagi melahirkan rasa ubudiyyah buat menongkah perangai mazmumah sebagai persiapan menyemarakkanisemangat Ramadhan.

Marilah kita bersama memulakan tazkiyyah ini dengan melakukan senarai semak atau bermuhasabah  agar amalan-amalan sunat ini didalam membentuk jiwa dan peribadi yang sempurna. Dengan bermulanya bulan Rejab ini, anak-anak muda khususnya dan umat Islam umumnya harus diberikan kesedaran dan sedikit suntikan semangat supaya bersama-sama menghidupkan amalan-amalan mulia ini dan seterusnya dapat membangunkan diri mereka menjadi insan yang bertaqwa disisi Allah SWT.

Apa yang kita harapkan agar amalan-amalan didalam bulan Rejab ini dilakukan dengan penuh keikhlasan dan akan menjadi pemangkin untuk mereka yang benar-benar dahagakan kebesaran dan keagungan Allah SWT.

Firman Allah dalam surah al-Zalzalah ayat 7-8  bermaksud: “Maka sesiapa yang berbuat kebajikan seberat zarrah nescaya akan dilihatnya(dalam suratan amalannya)dan sesiapa yang berbuat kejahatan seberat zarrah nescaya akan dilihatnya(dalam surat amalannya)”.        

Sunday, June 6, 2010

Palestine dan Orientalisma

Tadi kelas syariah, pensyarah pesan boycott beli barang2 yahudi dan US..ada yang tanya haram ke makan kfc? he said makan tak haram tapi membeli itu haram..kerana setiap wang yg disumbangkan kpd US dlm bentuk apa sekali pun akan disalurkan kepada regime zionis..ni fatwa dr yusoff al qardawi..

dr yusoff juga pernah menfatwakan haram mengunjungi baitul muqadis kerana memberi wang kepada yahudi bila kita berkunjung ke sana, sedangkan ada hadith nabi berpesan kita mengunjungi 3 rumah Allah iaitu masjid nabawi, masjidil haram dan masjid al aqsa, tapi buat masa ini mengunjungi masjid al aqsa diharamkan kerana akan menyumbang kpd ekonomi israel...

Palestin Dan Orientalisma

June 3rd, 2010 by Abu Saif 7:14 am | 14,675 views | Print Print | Email Email | Leave a reply » coveringislam.jpg
hadith_man_raa_minkum.JPG
“Barangsiapa dari kalangan kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya. Andai tiada keupayaan, maka lakukan dengan lisannya. Andai tiada juga keupayaan, maka lakukan ia dengan hatinya. Dan demikian itu adalah selemah-lemah iman” “ Muttafaq ‘alayh
Apabila kita berdepan dengan kemungkaran, dalam apa bentuk sekali pun, kita boleh bertindak dan memberikan reaksi dalam tiga bentuk. Sama ada kita bertindak mengecam dan mengutuk kemungkaran itu, bertindak mencegah, atau mengubah kemungkaran yang berlaku.

MENGECAM
Kaedah mengecam adalah kaedah yang paling mudah. Dunia tanpa sempadan hari ini memberikan banyak ruang kepada kita untuk menyalurkan kecaman, sebanyak mungkin. Kecaman tidak memerlukan banyak modal. Sama ada modal fikir, modal idea, modal dakwah, jauh sekali modal material yang menuntut pengorbanan.
Kecam tidak perlu kepada analisis. Melaporkan apa yang berlaku, dan mengharapkan massa memahaminya, tanpa sebarang analisis adalah apa yang saya maksudkan sebagai pendekatan mengecam. Kecaman mempunyai peranan yang tersendiri, iaitu untuk membangkitkan rasa memberontak dan menyatakan penentangan. Namun ia kurang bermanfaat bagi mereka yang mahu mengambilnya sebagai suatu kepedulian.
Mungkin inilah masalah yang membelenggu halaman-halaman web pro Palestin yang banyak kedapatan di internet. Anda akan bertemu dengan salinan berita yang di’cut and paste‘ tanpa membekalkan analisa dan statistik yang berguna. Ini harus menjadi satu titik muhasabah mengapa lambakan berita itu tidak memberikan impak yang diharapkan. Ia hanya sebuah kecaman.
Apatah lagi media Malaysia yang bulat-bulat menterjemahkan sahaja apa yang dilaporkan oleh New York Times, Reuters, CNN dan yang seangkatan dengannya.
MENCEGAH
Kita juga boleh memberikan reaksi dalam bentuk mencegah secara defensif. Berusaha untuk menyelamatkan diri dan mereka yang berada di dalam tanggungan kita daripada terjebak ke dalam kemungkaran itu.
Kaedah ini mempunyai fungsi dan peranan yang tersendiri. Menjauhkan diri dari anasir-anasir Zionis yang turut membabitkan pemboikotan produk mereka, adalah sebahagian daripada teknik mencegah. Ia boleh menyelamatkan diri, menghalang diri dari terlibat dan menyumbang kepada kekuatan musuh dan melepaskan diri dari kewajipan peribadi.
Akan tetapi ia tidak akan menghalau pergi kemungkaran berkenaan, apatah lagi pada kekuatan Zionis yang mencengkam bumi Palestin. Ia akan terus duduk di situ dan menelan mereka yang gagal mencegah diri. Pemboikotan mendatangkan kejemuan apabila tindakan kita tidak setanding dengan keupayaan Amerika Syarikat menyumbang jutaan Dollar sehari kepada regim Zionis.
Lama kelamaan perbuatan kita mencegah kemungkaran hanya sekadar dalam format menyelamatkan diri sendiri, akan menjadi seperti seorang yang melindungi anaknya di dalam kandang harimau. Setelah penat, akhirnya kita kalah dan mati dibaham harimau, semata-mata kerana PUNCA masalah dibiarkan berleluasa.
Saya tidak bermaksud untuk memperkecilkan tindakan boikot, tetapi apa yang ingin ditegaskan adalah pada memaksimakan bantahan melalui strategi-strategi yang pelbagai. Ia harus lebih dari sekadar protes dan boikot.
MENGUBAH
Akan tetapi, hadith di atas meletakkan kerangka bertindak yang paling optimum sebagai reaksi kita kepada kemungkaran. Baginda SAW menggunakan perkataan (falyughayyirhu) dengan maksud mengubah. Kemungkaran bukan hanya perlu dikecam dan kita tidak hanya dituntut untuk menyelamatkan diri, namun agenda berdepan dengan kemungkaran mestilah berpaksikan kepada maksud MENGUBAH. Itu standard yang ditetapkan oleh Baginda SAW terhadap isu ini.
Apabila kemungkaran itu mahu diubah, pendekatan kita mestilah tepat dengan sasaran perubahan. Ia memerlukan kepada analisa yang tepat, dan mensasarkan penentangan kepada punca sebenar permasalahan yang ingin diperkatakan.
Di sinilah saya cuba mengajak hadirin untuk melihat semula bentuk usaha perjuangan tentang Isu Palestin yang ada di dalam masyarakat hari ini.
KELOMPOK SASAR
Isu Palestin mencakupi dua kelompok terpenting iaitu kelompok MANGSA dan kelompok PUNCA.
Kelompok mangsa yang saya maksudkan di sini adalah mereka yang menerima kesan langsung daripada kekejaman Zionis di bumi Palestin, iaitu penduduk Palestin yang terdiri daripada kaum Muslimin dan minoriti Kristian yang turut terkesan. Maka seruan untuk membela golongan ini, dilakukan dalam bentuk yang membangkit dan meniupkan semangat mereka untuk tidak mengaku kalah dan terus berusaha untuk keluar daripada belenggu kekejaman rejim Zionis.
Pendekatan mengecam dan mencegah jika dilakukan dengan baik, cukup memberikan impak untuk mengukuhkan barisan penentang, sama ada dari kalangan mangsa langsung, atau umat Islam sedunia yang turut menanggung kepedihan jenayah Zionis itu.
Manakala kelompok kedua adalah kelompok punca.
Pihak manakah sebenarnya yang menjadi punca kepada segala krisis yang membelenggu penduduk Palestin? Apakah rejim Zionis mampu bertindak sendirian berterusan menekan dan menindas? Kita semua tahu bahawa Zionis tidak mampu berdikari melainkan ada sokongan besar yang datang dari luar, tidak lain dan tidak bukan Amerika Syarikat.
israa_6.JPG
“Kemudian, Kami kembalikan kepada kamu kekuasaan untuk mengalahkan mereka, dan Kami PERPANJANGKAN kepada kamu dengan banyaknya harta kekayaan dan anak pinak, serta Kami jadikan kamu kaum yang lebih ramai pasukannya.” (Al-Israa’ 17: 6)
Keterangan al-Quran bahawa keupayaan Zionis untuk melakukan kerosakan kedua di muka bumi, datang dari sumber yang diperpanjangkan, seharusnya menjadikan kita amat sedar tentang implikasi sokongan luar yang diberikan kepada Zionis.
Laporan http://www.ifamericansknew.org menjelaskan bahawa Israel menerima bantuan di antara 10 ke 15 juta US Dollar sehari daripada Amerika Syarikat. Jumlah ini mengatasi jumlah keseluruhan bantuan Amerika Syarikat kepada negara-negara Amerika Latin, Sub Sahara Afrika dan Carribean.
Kekuatan utama rejim Zionis di Palestin adalah sokongan Amerika Syarikat. Negara kuasa besar dunia itu berupaya memanipulasi kewangannya sendiri untuk memberikan sokongan dan bantuan kepada rejim Zionis hasil kombinasi beberapa pihak, khususnya media di Amerika Syarikat yang tidak melapor, melapor secara simplistik, atau memberikan laporan yang salah, untuk mengawal kefahaman penduduk Amerika Syarikat tentang isu Palestin.
You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video
Penduduk Amerika Syarikat adalah PUNCA UTAMA kepada keupayaan rejim Zionis di Palestin. Merekalah yang membayar cukai pendapatan sebagai sumber kewangan negara, merekalah yang memilih anggota Kongress dan Senat, dan seterusnya merekalah yang menentukan siapakah bakal Presiden Amerika Syarikat yang seterusnya, selaku pemain utama yang menentukan polisi luar Amerika Syarikat.
Oleh itu, segala usaha dilakukan untuk mengawal saluran maklumat kepada penduduk Amerika Syarikat, dan usaha ini dilakukan dengan teliti hasil kajian beberapa tangan pakar, iaitulah Orientalis yang berdiri di sebalik kabinet pemerintah Amerika Syarikat.
Orientalis inilah think tank yang mengajar media dan pemerintah, teknik-teknik memberikan impression kepada penduduk Amerika Syarikat tentang laporan isu Palestin dari semasa ke semasa.
Apabila reaksi kita terhadap kemungkaran ini diletakkan atas maksud MENGUBAH, maka perubahan itu tidak mungkin boleh berlaku, jika kita memprotes dengan bahasa yang tidak difahami oleh penduduk Amerika Syarikat. Bukan soal Bahasa Inggeris atau Arab, tetapi bahasa yang saya maksudkan di sini adalah pendekatan kita dalam menyuarakan bantahan.
Seandainya kita cuba mengubah pandangan penduduk Amerika Syarikat dengan bahasa yang menjadikan mereka sebagai musuh kita, setaraf dengan rejim Zionis itu sendiri, maka tindakan kita akan menjadi seperti menarik kucing di atas tikar. Makin kuat kucing ditarik, makin kuat kukunya mencengkam.
Mereka akan terus takut dengan suara kita yang memukul rata bahawa semua Yahudi dan Nasrani adalah musuh dan mereka harus diperangi. Akhirnya, mereka akan terus menyanggupkan diri membiarkan kerajaan menghabiskan duit negara sehingga lebih USD10 juta sehari demi untuk mengekang kebangkitan manusia Palestin, Arab dan Muslim yang dipaparkan sebagai ganas, barbarik dan sentiasa mencari peluang untuk mengancam mereka.
Penat lelah kita hanya berkeupayaan mengekalkan kemarahan umat Islam terhadap kezaliman rejim Zionis, tetapi jauh sekali untuk mempengaruhi dan mengubah pandangan penduduk Amerika Syarikat terhadap keadaan sebenar di Palestin. Hal ini terjadi kerana protes kita tersalah sasar.
Maka umat Islam perlu bangkit menyatakan bantahan, bukan hanya pada menyatakan kemarahan dan berdemonstrasi, tetapi turut mendedahkan strategi media Barat memanipulasi sebaran maklumat. Ia juga harus dikritik dengan tajam, dan kehebatan golongan Orientalis yang menjadi penasihat kerajaan dan media, mesti dipatahkan dengan keilmuan yang setanding.
Teknik yang digunakan oleh media Amerika Syarikat dalam melaporkan isu Palestin, mesti diteliti. Peranan golongan pemegang saham media Amerika Syarikat mesti dikenal pasti. Dan keupayaan mereka untuk menjayakan gagasan ini berakar umbi pada tradisi Orientalisma kerana Orientalisma adalah falsafah Barat mempersembahkan Timur.
“They cannot represent themselves, they must be represented” – Karl Marx, The Eighteenth Brumaire of Louis Bonaparte
The East is a career” – Benjamin Disraeli, Tancred
Kita mesti buktikan kepada mereka bahawa kita TAHU apa yang mereka lakukan dan BAGAIMANA mereka melakukannya.
Kerana itulah, saya memilih tajuk Palestin dan Orientalisma, sebagai subjek yang dibentangkan di Darul Fuqaha pada 13 Mei 2007 untuk menyuluh hal ini. Perjuangan kita membantu Palestin hendaklah memanfaatkan usaha yang dilakukan oleh tokoh seperti Edward Said yang Kristian tetapi amat besar impaknya kepada polisi Amerika Syarikat terhadap Palestin. Perjuangan mendedah dan melaporkan kejahatan Zionis juga hendaklah mengambil manfaat dari contoh halaman web pro Palestin IFAMERICANSKNEW.ORG milik Yahudi di Amerika Syarikat yang pro Palestin (mereka digelar self-hated Jews!), dalam usaha mereka untuk mendedahkan konspirasi gergasi Barat membodohkan dunia, demi survival rejim Zionis.
Kita juga mesti mencari formula untuk memperkatakan tentang isu Palestin dalam bahasa global yang boleh mengajak mereka yang bukan mangsa dan bukan punca, untuk terbabit sama.
Golongan bukan Muslim di mana-mana, harus disedarkan dengan menggunakan pendekatan ini, bahawa isu Palestin bukan hanya isu Islam dan Arab, tetapi ia adalah isu kezaliman terhadap kemanusiaan yang terbesar, dalam sejarah kemanusiaan itu sendiri.
Konspirasi ini tidak boleh dijatuhkan dalam kerangka “Menjahilkan Diri Terhadap Musuh“. Jauh sekali retorik dan slogan semata-mata. Jauh sekali dari laporan media yang hanya berupaya melapor, tetapi tiada analisa yang boleh memberikan impak yang cukup untuk menangkis media Amerika Syarikat yang mainstream.
Kenali musuh untuk melemahkan mereka, jahilkan diri terhadap musuh untuk mensesiakan keletihan kita.
ABU SAIF @ www.saifulislam.com
56000 Kuala Lumpur
12 Mei 2007

Jangan sekali-kali bertemankan wanita bukan mahram

Semoga Allah memberikan taufik-Nya kepadamu dan kami, masa muda memang masa yang penuh dengan godaan. Dan godaan yang menimpa kita bersumber dari dua pintu utama: pintu syubhat dan pintu syahwat. Pintu syubhat atau kerancuan pemahaman merupakan jeratan maut yang banyak memakan korban dari kalangan orang-orang yang mengaku dirinya sebagai pembela agama namun pada hakikatnya mereka terjerumus dalam penyimpangan-penyimpangan akibat kerancuan pemahaman yang merusak kejernihan hati mereka. Sedangkan pintu kedua yang tidak kalah dahsyatnya adalah pintu syahwat atau bujukan hawa nafsu yang juga telah banyak memakan mangsa. Dengan rayuan inilah syaithan menjajah keinginan dan kecintaan kita sehingga saking parahnya ada yang sampai menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya, wal iyaadzu billaah. Kita memohon kepada Allah keselamatan dari kedua bahaya ini.


Ketahuilah saudaraku, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menceritakan bahwasanya: “Kelak pada hari kiamat matahari didekatkan di atas kepala umat manusia dan keringat dosa mereka bercucuran membanjiri dan bahkan ada yang hampir tenggelam di dalam lautan keringatnya sendiri, alangkah teriknya matahari ketika itu. Namun subhanallah, Allah Yang Maha Pemurah memberikan sebuah keistimewaan bagi para pemuda yang tumbuh dalam ketaatan beribadah kepada-Nya, yaitu mereka akan mendapatkan naungan Arsy Allah ta’ala.”
( Hadits shahih itu terdapat di dalam Shahih Bukhori no. 660, 1423, 6479 dan 6806 dari Sahabat Abu Hurairah rodhiallahu ‘anhu yang menceritakan tujuh golongan yang akan memperoleh naungan dari Allah pada hari ketika tiada naungan kecuali naungan-Nya.)
Demikianlah balasan yang sangat menyejukkan hati kaum beriman. Adakah di antara kita yang ingin mendapatkannya? Maka sudah semestinya kita berlomba-lomba untuk meraih keutamaan yang sangat agung ini. Dan sudah saatnya kita tampil sebagai pemuda yang berani melakukan perbaikan diri dengan rajin mengaji, membaca Al Quran dan mempelajari Sunnah-Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terutama dalam perkara akidah dan ibadah. Karena dengan akidah yang lurus kita akan terbentengi dari jebakan syubhat. Dan dengan keteguhan dan kesabaran beribadah maka kita akan terbentengi dari jebakan syahwat. Ya, dengan kedua senjata inilah: keyakinan dan kesabaran, seorang pemuda akan bisa tampil di barisan depan menjadi calon-calon pemimpin agama. Allah ta’ala berfirman,
وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ
“Dan Kami pun menjadikan di antara mereka para pemimpin yang memberikan petunjuk dengan bimbingan perintah Kami karena mereka mau bersabar dan senantiasa meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. As Sajdah: 24). Ya Allah jadikanlah kami termasuk di antara mereka…
Akhi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Tidaklah aku tinggalkan sesudahku sebuah cobaan yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki dibandingkan (cobaan yang berasal dari) kaum perempuan.” (HR. Bukhari no. 5096 dari Usamah bin Zaid rodhiallahu ‘anhu)
Beliau juga bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian berdua-duaan dengan perempuan kecuali ada mahram yang menyertainya.” (HR. Bukhari no. 5233 dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma)

Larangan bersentuhan dengan yang bukan mahram

for my children..hidup ni sebentar cuma..hidup di dunia sebagai persiapan utk kehidupan di akhirat yang kekal..setiap detik syaitan akan sentiasa menggoda..pelbagai cara digunakan pelbagai medium digunakan..hanya mereka yang punya kekuatan iman yang mantap dapat menghindari godaan syaitan..
orang yang paling bijak adalah orang yang sentiasa mengingati mati...sebelum kita lakukan sesuatu ingatlah..kalau kejap lagi dijemput malaikat maut dah siapkan bekalan?

Rasulullah saw itu contoh terbaik utk semua manusia..contohi baginda utk kehidupan yang bahagia dunia akhirat....

Rasul yang mulia Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai qudwah kita, tak pernah mencontohkan berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahramnya. Bahkan beliau mengharamkan seorang lelaki menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Beliau pernah bersabda:
لَأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ
“Kepala salah seorang ditusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Kabir 20/210 dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu, lihat Ash-Shahihah no. 226)
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata, “Dalam hadits ini ada ancaman yang keras bagi lelaki yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Dan juga merupakan dalil haramnya berjabat tangan dengan para wanita, karena jabat tangan tanpa diragukan masuk dalam pengertian menyentuh. Sungguh kebanyakan kaum muslimin di zaman ini ditimpa musibah dengan kebiasaan berjabat tangan dengan wanita (dianggap sesuatu yang lazim, bukan suatu kemungkaran, -pent.). Di kalangan mereka ada sebagian ahlul ilmi, seandainya mereka mengingkari hal itu hanya di dalam hati saja, niscaya sebagian perkaranya akan menjadi ringan, namun ternyata mereka menganggap halal berjabat tangan tersebut dengan beragam jalan dan takwil. Telah sampai berita kepada kami ada seorang tokoh besar di Al-Azhar berjabat tangan dengan para wanita dan disaksikan oleh sebagian mereka. Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita sampaikan pengaduan dengan asingnya ajaran Islam ini di tengah pemeluknya sendiri. Bahkan sebagian organisasi-organisasi Islam berpendapat bolehnya jabat tangan tersebut. Mereka berargumen dengan apa yang tidak pantas dijadikan dalil, denganhadits lain yang secara jelas menunjukkan tidak disyariatkan jabat tangan dengan kaum wanita non-mahram.” (Ash-Shahihah, 1/448-449) berpaling dari hadits ini4 dan hadits-
Dalam membaiat para shahabiyyah sekalipun, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menjabat tangan mereka5. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha istri beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan:
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَمْتَحِنُ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِ مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ بِهَذِهِ اْلآيَةِ بِقَوْلِ اللهِ تَعَالَى {ياَ أيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا جَاءَكَ الْمُؤْمِنَاتُ يُبَايِعْنَكَ} إِلَى قَوْلِهِ {غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ} قَالَ عُرْوَةُ: قَالَتْ عَائِشَةُ: فَمَنْ أَقَرَّ بِهَذَا الشَّرْطِ مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ، قَالَ لَهَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَدْ باَيَعْتُكِ؛ كَلاَمًا، وَلاَ وَاللهِ مَا مَسَّتْ يَدُهُ يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ فِي الْمُبَايَعَةِ، مَا يبُاَيِعُهُنَّ إِلاَّ بِقَوْلِهِ: قَدْ باَيَعْتُكِ عَلَى ذَلِكَ
Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menguji kaum mukminat yang berhijrah kepada beliau dengan firman Allah Ta’ala: “Wahai Nabi, apabila datang kepadamu wanita-wanita yang beriman untuk membaiatmu….” Sampai pada firman-Nya: “Allah Maha Pengampun lagi Penyayang.” Urwah berkata, “Aisyah mengatakan: ‘Siapa di antara wanita-wanita yang beriman itu mau menetapkan syarat yang disebutkan dalam ayat tersebut’.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata kepadanya, “Sungguh aku telah membaiatmu”, beliau nyatakan dengan ucapan (tanpa jabat tangan).” ‘Aisyah berkata, “Tidak, demi Allah! Tangan beliau tidak pernah sama sekali menyentuh tangan seorang wanita pun dalam pembaiatan. Tidaklah beliau membaiat mereka kecuali hanya dengan ucapan, “Sungguh aku telah membaiatmu atas hal tersebut.” (HR. Al-Bukhari no. 4891 dan Muslim no. 4811)
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullahu berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaiat mereka hanya dengan mengucapkan “Sungguh aku telah membaiatmu”, tanpa beliau menjabat tangan wanita tersebut sebagaimana kebiasaan yang berlangsung pada pembaiatan kaum lelaki dengan menjabat tangan mereka.” (Fathul Bari, 8/811)
Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu menyatakan bahwa hadits ini menunjukkan tidak bolehnya menyentuh kulit wanita ajnabiyyah (non mahram) tanpa keperluan darurat, seperti karena pengobatan dan hal lainnya bila memang tidak didapatkan dokter wanita yang bisa menanganinya. Karena keadaan darurat, seorang wanita boleh berobat kepada dokter laki-laki ajnabi (bukan mahram si wanita). (Al-Minhaj, 13/14)
Umaimah bintu Ruqaiqah berkata: “Aku bersama rombongan para wanita mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membaiat beliau dalam Islam. Kami berkata, “Wahai Rasulullah, kami membaiatmu bahwa kami tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun, tidak akan mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anak-anak kami, tidak melakukan perbuatan buhtan yang kami ada-adakan di antara tangan dan kaki kami, serta kami tidak akan bermaksiat kepadamu dalam perkara kebaikan.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam“Sesuai yang kalian mampu dan sanggupi.” Umaima bersabda, h berkata, “Kami berucap, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih sayang kepada kami daripada sayangnya kami kepada diri-diri kami. Marilah, kami akan membaiatmu6 wahai Rasulullah!’.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata:
إِنِّي لاَ أُصَافِحُ النِّسَاءَ، إِنَّمَا قَوْلِي لِمِائَةِ امْرَأَةٍ كَقَوْلِي لِامْرَأَةٍ وَاحِدَةٍ
“Sesungguhnya aku tidak mau berjabat tangan dengan kaum wanita. Hanyalah ucapanku kepada seratus wanita seperti ucapanku kepada seorang wanita.” (HR. Malik 2/982/2, An-Nasa`i dalam ‘Isyratun Nisa` dari As-Sunan Al-Kubra 2/93/2, At-Tirmidzi, dll. Lihat Ash-Shahihah no. 529)
Dari hadits-hadits yang telah disebutkan di atas, jelaslah larangan berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram. Karena seorang lelaki haram hukumnya menyentuh atau bersentuhan dengan wanita yang tidak halal baginya. Al-Imam Asy-Syinqinthi rahimahullahu berkata, “Tidaklah diragukan bahwa sentuhan tubuh dengan tubuh lebih kuat dalam membangkitkan hasrat laki-laki terhadap wanita, dan merupakan pendorong yang paling kuat kepada fitnah daripada sekedar memandang dengan mata.7 Dan setiap orang yang adil/mau berlaku jujur akan mengetahui kebenaran hal itu.” (Adhwa`ul Bayan, 6/603)

Tuesday, May 25, 2010

Jangan Ketawa

Jangan ketawa selalu..jgn ketawa berdekah2..scientifically proven org yg suka ketawa akan hilangkan sedikit demi sedikit memori yang telah disimpan di dalam short term or long term memory box...ajaran agama itu sentiasa mengatasi kajian sains..tak percaya cuba tgk penghuni2 hospital bahagia/tanjung rambutan yang dah hilang screw tu asyik ketawa je...

Menonton pelawak beraksi di atas pentas atau di kaca TV (senario ke) kita pun ketawa berdekah-dekah. Kenapa harus ketawa? Lantaran hati kita ni digeletek oleh lawak mereka. "KEH KEH KEH KAH KAH"

Sekumpulan orang2 yang melingkungi seorang tukang ubat tenaga batin di Chow Kit sedang gelak ketawa mendengar 'temberang' sang tukang ubat. Jadi, dunia ni penuh dengan gelak ketawa manusia. Cuma kucing2 aje yang tak ketawa (mungkin gelak dalam bunyi meow meow kot). Mayat yang terbujur kaku dalam rumah, orang2 yang berziarah duduk2 bersembang di luar dan terburailah gelak ketawa mereka bila tersentuh yang lucu dan mencuit hati. "KEH KEH KEH KAH KAH KAH"

Di dalam masjid pun, orang2 boleh ketawa. Borak2 di beranda masjid sambil hisap rokok bersantai2 menunggu waktu antara Maghrib dan Isyak. Sedang mengadap Quran pun orang boleh gelak lagi. Bilal sedang mengalunkan azan pun org ketawa. Syaitan membisikkan "ketawalah kuat2 dan mengilai2 lagi gamat" "KAH KAH KAH KEH KEH KEH"

Tapi bila kita menangis? Pada detik kita lahir dari perut ibu diiringi dengan tangisan. Kerana apa menangis? Syaitan benci melihat manusia menangis. Syaitan mahu ketawa sepanjang masa. "Ha ah, itu kawanku," kata syaitan. Ya, org bebas ketawa girang gembira. "ketawa tu nikmat, laugh is the best medicine, omputih kata", kata sorang hamba Allah. "KEH KEH KEH"

Tak pernah ke kita nak menghayati sabda Rasulullah, idola manusia sepanjang zaman? sabda baginda yang bermaksud: "Diharamkan api neraka untuk membakar mata yang pernah menangis kerana merasa hebat kepada Allah. Diharamkan api neraka membakar mata yang pernah berjaga-jaga dalam perang sabil, dan diharamkan api neraka untuk membakar mata yang pernah dipejamkan dari hal2 yang diharamkan oleh Allah..".
Sabda Baginda lagi : "Banyak ketawa itu mematikan hati dan melalaikan daripada mengingati akhirat dan mempusakai marah dalam hati".

"Tertawa di dalam masjid itu menenggelamkan di dalam kubur dan mematikan hati dan melalaikan daripada menyebut nama Tuhan".

Daripada Hassan Basri, tertawa itu ada 2 bahagian. Satu bahagian, tertawa yang disukai Allah iaitu diberi pahala untuk org yang tertawa. Tertawa sayang yang disukai Allah ialah senyum seorang di hadapan saudaranya bertujuan untuk menyukakan hatinya. Dan tawa yang dimurkai Allah ialah tertawa kerana perkataan atau percakapan orang lain.

Kalau sahabat semua nak tau, Syaitan pun suka ketawa. Bila?

Daripada Abu Hurairah r.a : Rasulullah telah bersabda yang bermaksud: "Apabila menguap salah seorang kamu dalam sembahyang, maka hendaklah kamu menutup mulutnya sedapat mungkin dan jangan sampai mengatakan 'hah' kerana sesungguhnya yang demikian itu dari syaitan yang ketawa "KEH KEH KEH KAH KAH KAH KAH
DALAM Islam apa saja yang dilakukan biarlah bersederhana. Sesuatu perbuatan itu jika dilakukan dengan terlampau, biasanya akan membawa padah buruk.

Begitu juga dengan ketawa. Kata orang, ketawa membuatkan hati seseorang itu riang. Ada juga pendapat bahawa ketawa penawar duka.

Namun, banyak ketawa sebenarnya menjadikan hati semakin malap dan tidak berseri. Lampu hati tidak bersinar dan akhirnya terus tidak menyala. Hati juga tidak berfungsi lagi.

Nabi Muhammad melarang umatnya daripada gelak-ketawa yang melampau batas. Ini kerana banyak ketawa menghilangkan akal dan ilmu.

Barang siapa ketawa tergelak-gelak, akan hilang satu pintu daripada pintu ilmu.

p/s: see i told u..nanti hilang ilmu bila ketawa banyak...rupanya dlm islam pun dah lama dikabarkan

Kenapa dilarang ketawa berdekah-dekah? Dalam keadaan suka yang keterlaluan, hati kita lalai dan lupa suasana akhirat dan alam barzah yang bakal ditempuhi kelak.

Dunia hanya tempat tumpangan sementara. Kita sedang menuju ke satu destinasi yang belum tentu menjanjikan kebahagiaan abadi. Sepatutnya kita berfikir bagaimana kedudukan kita di sana nanti, sama ada berbahagia atau menderita. Berbahagia di dunia bersifat sementara, tetapi di akhirat berpanjangan tanpa had. Penderitaan di dunia hanya seketika tetapi di akhirat azab yang berterusan dan berkekalan.

Merenung dan memikirkan keadaan ini cukup untuk kita menghisab serta menyedarkan diri kita mengenai bahaya yang akan ditempuh.

*Tertawa-tawa di masjid menggelapkan suasana kubur,* demikian ditegaskan oleh Rasulullah. Kita sedia maklum, kubur ialah rumah yang bakal kita duduki dalam tempoh yang panjang.

Kita keseorangan dan kesunyian tanpa teman dan keluarga. Kubur adalah satu pintu ke syurga atau neraka. Betapa dalam kegelapan di sana, kita digelapkan lagi dengan sikap kita yang suka terbahak-bahak di dunia.

Ketawa yang melampaui batas menjadikan kita kurang berilmu. Apabila kurang ilmu, akal turun menjadi kurang. Kepekaan terhadap akhirat juga menurun.

Nabi pernah bersabda: "Barangsiapa tertawa-tawa nescaya dilaknat akan dia oleh Allah (Al-Jabbar). Mereka yang banyak tertawa di dunia nescaya banyak menangis di akhirat."

Saidina Ali sentiasa mengeluh: *Jauhnya perjalanan, sedikitnya bekalan.* Walaupun hebat zuhud dan ibadat beliau, baginda merasakan masih kurang lagi amalan. Betapa kita yang kerdil dan malas beribadat ini sanggup bergembira 24 jam.

Dalam hadis lain, Rasulullah bersabda, bermaksud; *Barang siapa banyak tertawa-tawa, nescaya meringankan api neraka.* Maksudnya mudah dimasukkan ke dalam neraka.

Kita tidak pula dilarang menunjukkan perasaan suka terhadap sesuatu.

Cuma yang dilarang ialah berterusan gembira dengan ketawa yang berlebihan.

Sebaik-baik cara bergembira ialah seperti yang dicontohkan oleh

Rasulullah. Baginda tidak terbahak-bahak tetapi hanya tersenyum menampakkan gigi tanpa bersuara kuat.

Beberapa sahabatnya pernah berkata "Ketawa segala Nabi ialah tersenyum, tetapi ketawa syaitan itu tergelak-gelak."

Diriwayatkan bahawa Rasulullah suka menziarahi orang sakit dan menghulurkan bantuan kepada yang memerlukan walaupun ketika baginda sendiri dalam kesempitan. Baginda amat menghormati tetamu juga tuan rumah. Justeru baginda tidak pernah kelihatan berlunjur walaupun di rumahnya sendiri, malah tidak pernah ketawa dengan kuat.

Rasulullah adalah seorang insan yang sentiasa tersenyum dan suka menggembirakan orang lain. Sebarang kegusaran dan kehibaan hati akan disembunyikan sedapat mungkin agar tidak diketahui sahabat. Abdullah bin Harits menyebut: *Aku tidak pernah melihat seseorang yang sentiasa tersenyum melebihi Rasulullah.*

Dalam sebuah riwayat lain menceritakan, ketika Rasulullah sedang berjalan tiba-tiba datang seorang lelaki lalu merentap baju baginda dengan kasar sehingga meninggalkan kesan koyak. Lelaki itu memohon kepada Rasulullah untuk diberikan kepadanya sedikit pemberian. Rasulullah sambil tersenyum terus memaafkan lelaki itu. Baginda sememangnya terkenal dengan sikap pemaaf walaupun kepada musuhnya.

Ketawa pernah disifatkan sebagai *ubat jiwa*. Tetapi sesuatu ubat akan berubah menjadi racun apabila berlebihan. Imam Hassan Al-Banna pernah berwasiat janganlah banyak ketawa, kerana hati yang sentiasa berhubung dengan Allah itu, selalunya tenang dan tenteram.

so remember everyone..senyum senyumlah selalu..senyum itu sedekah....

senyum umpama suria
yang membawa cahaya
senyum lah dari hati
dunia mu berseri